Nama : Inesia Violina Ishendria
NPM : 41182037080001
Mata Kuliah : Komunikasi Politik
![]()
SKANDAL BANK CENTURY
Aktivis 98: Pidato SBY Picu Kemarahan Rakyat
Senin, 23 November 2009, 15.30 Laporan: Bisman Pasaribu
Jakarta, RMOL. Sejumlah masyarakat merasa kecewa dengan keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait kasus Bibit – Chandra, atas hasil rekomendasi Tim Verifikasi Fakta dan Proses Hukum (Tim 8) yang disampaikan di Istana Negara, Senin (23/11) malam.
Jurubicara Aktivis 98 dan Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), Masinton Pasaribu kepada Rakyat Merdeka Onlie, Senin (23/11) malam mengatakan, dalam hal ini, SBY menunjukkan secara terbuka, ketidak konsistenannya kepada publik, di satu sisi ia ingin menegakkan hukum, tapi di sisi lain, tidak mau mereformasi hukum di tubuh Kejaksaan dan Polri. Ia menilai, Kejagung dan Polri merupakan batu sandungan dalam proses jalannya hukum yang berkeadilan di Indonesia.
Dicontohkan, Anggodo yang sampai saat ini tidak kunjung ditangkap ataupun dijadikan sebagai tersangka. Artinya, Polri sudah menginjak-nginjak hukum dan rasa keadilan di masyarakat.
“Dengan ketidak konsistenan SBY, akan memperkuat keyakinan masyarakat terhadap lemahnya penegakan hukum yang dilakukan oleh pemerintahan SBY. Ini tentunya, akan mendatangkan protes dari masyarakat, elemen mahasiswa, kepemudaan dan pergerakan lainnya, yang sesungguhnya merindukan tegaknya hukum dan keadilan di Indionesia.”
“Kami melihat, sikap SBY berniat menutupi kasus skandal korupsi Bank Century yang merugikan negara sebesar Rp 6,7 triliun, dengan melibatkan Boediono yang saat ini menjabat Wakil Presiden, sebelumnya Gubernur Bank Indonesia (BI) dan Menteri Keuangan, Srimulyani, serta mantan Tim Sukses SBY, Raden Pardede, bahkan kolega-kolega istana yang juga ikut menikmati uang hasil korupsi tersebut. Ketidakpuasan ini, akan memicu kemarahan dari rakyat terhadap SBY yang diekspresikan melalui demonstrasi,” tandasnya.
Ditambahkan Masinton, dalam waktu dekat, untuk meloloskan hak angket Bank Century di DPR, agar tidak “masuk angin,” Aktivis 98 dan sejumlah elemen masyarakat, akan melakukan aksi pengepungan DPR secara besar-besaran. [bis]
Analisis :
Retorika dalam berita ini masyarakat merasa kecewa dengan keputusan SBY tentang skandal Bank Century. Dengan ketidak konsistenan SBY, akan memperkuat keyakinan masyarakat terhadap lemahnya penegakan hukum yang dilakukan oleh pemerintahan SBY. Ini tentunya, akan mendatangkan protes dari masyarakat, elemen mahasiswa, kepemudaan dan pergerakan lainnya, yang sesungguhnya merindukan tegaknya hukum dan keadilan di Indionesia
Pembicara meyakinkan khalayak dengan menyentuh hati khalayak agar benar-benar menyikapi kasus ini dengan positif. Lebih ketingkat perasaan emosional pembicara.
SBY: Selesaikan Konflik Secara Damai
Zumrotul Muslimin
25/11/2009 14:44
Liputan6.com, Ambon: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bangsa Indonesia bertekad akan terus menyelesaikan berbagai konflik internal di dalam negeri secara damai dan bermartabat. "Saya punya keyakinan masih banyak cara lain menyelesaikan kemelut dalam negeri," ujar Presiden dalam pidato pada peringatan Hari Perdamaian Dunia di Taman Pelita, Kota Ambon, Maluku, Rabu (25/11).
Presiden SBY menegaskan tindakan militer adalah cara terakhir untuk menyelesaikan konflik apabila tidak tersedia lagi cara lain. Kepala Negara menambahkan cara damai telah dipilih dan sukses diterapkan untuk menyelesaikan konflik di Aceh, Papua, Poso, dan Maluku. Presiden sekaligus mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk membudayakan menyelesaikan konflik dengan cara damai.
Namun yang lebih penting lagi menurut Presiden adalah mencegah konflik antar sesama dengan cara terus membangun dialog. SBY mengatakan masyarakat Maluku telah memiliki pengalaman dan pelajaran berharga karena sukses mengakhiri konflik komunal secara damai dan kini terus berupaya memelihara perdamaian menuju masa depan yang lebih baik.
Dipilihnya Ambon sebagai tempat peringatan Hari Perdamaian Dunia 2009 adalah untuk menggugah warga setempat agar terus memelihara kehidupan damai. Presiden menegaskan masa depan Maluku adalah perdamaian, persaudaraan, dan pembangunan, bukan konflik dan kekerasan. Ia juga mengingatkan perdamaian tak datang begitu saja namun harus diperjuangkan dan terus dipelihara.(JUM/YUS)
http://berita.liputan6.com/politik/200911/252359/SBY.Selesaikan.Konflik.Secara.Damai
Analisis :
Retorika dalam berita ini SBY meyakinkan khalayak bahwa ia masih banyak cara lain untuk megatasi kemelut dalam negeri ini. SBY menegaskan tindakan militer adalah cara terakhir untuk menyelesaikan konflik jika tidak tersedia cara lain lagi. Cara damai telah dipilih dan sukses diterapkan untuk menyelesaikan konflik di Aceh, Papua, Poso, dan Maluku. Presiden sekaligus mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk membudayakan menyelesaikan konflik dengan cara damai.
Presiden SBY juga meyakinkan khalayak untuk mencegah konflik antar sesama dan memelihara kehidupan damai. Presiden menegaskan masa depan Maluku adalah perdamaian, persaudaraan, dan pembangunan, bukan konflik dan kekerasan. Ia juga mengingatkan perdamaian tak datang begitu saja namun harus diperjuangkan dan terus dipelihara.
SBY Fokus 100 Hari Kerja, Baru Susun Kabinet
Saat ini, SBY dan Boediono akan fokus pada program 100 hari pertama kerja.
Rabu, 25 November 2009, 17.00
Ismoko Widjaya, Muhammad Hasits
VIVAnews - Presiden terpilih untuk periode 2009-2014, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sedang fokus menyiapkan program 100 hari pertama kerja.
"Program 100 hari pertama kerja mudah-mudahan akan rampung pada 1 Oktober nanti," kata SBY dalam sambutan di acara buka bersama di kediaman Ketua DPR, Agung Laksono, Jalan Cipinang Cempedak II, Jakarta Timur, Sabtu, 29 Agustus 2009.
Saat ini, SBY sudah menerima sekitar seratus nama yang sedang digodok dan dikerucutkan menjadi beberapa nama saja dalam kabinet. Meski sudah berpengalaman memilih dan menyusun kabinet, SBY mengaku tetap kesulitan.
"Kita akan lihat dari pengetahuan dan pengalaman," ujar SBY. Dari nama-nama calon menteri yang masuk, SBY pun meyakini itu semua adalah kandidat yang bagus dan kompeten.
Kendati demikian, nama-nama yang masuk itu tetap akan diuji dari kapabilitas alias kemampuan di bidang masing-masing. Meski begitu, orang-orang terbaik yang akan masuk dalam jajaran kabinet berikutnya tetap menjadi masalah tersendiri bagi SBY.
Sekadar informasi, 1 Oktober mendatang itu bertepatan dengan pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terpilih dari hasil Pemilu Legislatif. Selain DPR RI, bertepatan pula dengan pelantikan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
Dalam acara ini hadir pula sejumlah menteri seperti Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, ketua-ketua fraksi, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, dan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Wahyono. Sedangkan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tidak turut hadir. JK sedang buka puasa bersama di kediaman Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.
ismoko.widjaya@vivanews.com
http://politik.vivanews.com/news/read/86372-kabinet_sby_diumumkan_setelah_1_oktober
Analisis :
Retorika berita ini SBY mengumumkan kepada khalayak bahwa program 100 hari pertama kerja mudah-mudahan akan rampung pada 1 Oktober. SBY sudah menerima sekitar seratus nama yang sedang digodok dan dikerucutkan menjadi beberapa nama saja dalam kabinet. Dari nama-nama calon menteri yang masuk, SBY pun meyakini itu semua adalah kandidat yang bagus dan kompeten. Meski sudah berpengalaman memilih dan menyusun kabinet, SBY mengaku tetap kesulitan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar